Tuesday, November 13, 2012

Rasa kapitalis di negara komunis


China, siapa yang tidak tahu negara ini... negara dengan kekuatan ekonomi terbesar kedua di dunia dan negara dengan tingkat PDB terbesar di dunia ini semakin menancapkan dalam dalam kukunya ke berbagai belahan dunia. hampir semua negara di dunia melakukan kerja sama dengan China, apalagi negara negara yang terkena sanksi ekonomi oleh pihak barat biasanya akan memiliki hubungan ekonomi yag sangat erat dengan China, karena dalam berinvestasi China sangat jarang memperhatikan kondisi negara tersebut

tapi siapa sangka bahwa China dulunya adalah sebuah negara terbelakang, pada dekade 50an setelah partai komunis china berhasil mengusir partai nasionalis kuomintang ke pulau formosa atau taiwan maka partai komunis china secara otomatis berkuasa penuh atas China daratan dengan pemimpinnya Mao Zedong. di bawah kepemimpinan Mao zedong china menjadi negara komunis terbesar kedua di dunia setelah uni soviet, namun ekonomi china saat itu terpuruk setelah ketua Mao mengeluarkan perintah revolusi budaya dan kebijakan loncatan satu langkah hebat kedepan (great leap forward) atas dasar perintah tersebut semua kaum intelek melakukan revolusi budaya total dimana budaya china digantikan dengan budaya revolusi china, para ilmuan,dosen,pelajar dipaksa untuk bekerja di kebun,sawah,pabrik untuk menaikan tingkat produksi china, namun apa daya revolusi budaya dan kebijakan satu langkah hebat kedepan malah mebuat sistem ekonomi kacau, di tambah revolusi budaya menimbulkan puluhan jutaan tentara merah yang merupakan para pendukung muda ketua Mao turun ke jalan dan mereka di berikan makanan gratis serta bebas menginap di manapun dan menaiki kendaraan apapun, hal ini memperparah keadaan ekonomi china di tambah china mengalami konflik dengan beberapa tetangganya seperti India dan bahkan Uni Soviet.

keadaan mulai berubah ketika ketua mao berubah, pemimpin china silih berganti sehingga tampuk pimpinan sampai kepada den xiaopingh, dia melakukan revormasi ekonomi, perusahaan asing mulai masuk ke china dan china mulai melakukan peningkatan produksi barangnya, cgina juga tidak mau terikat oleh WTO dan semacamnya agar mereka leluasa untuk melakukan proteksi produk dalam negri dan bisa membajak produk negara lain, setelah waktu silih berjalan semuanya mulai mebuahkan hasil, china berhasil menjadi sebuah negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia.

2 comments:

UII Official said...

Terimakasih atas informasinya, sangat membantu.
salam kenal dari saya mahasiswa fakultas Ekonomi :)

Prasetya Ega Syaputra said...

sama sama, semoga apa yang di share ini bermanfaat :D

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | coupon codes